Kabar Gembira! Tarif Angkutan Umum Bakalan Turun!

Kabar gembira untuk anda para pengendara umum. Jadi per tanggal 7 April 2016, tarif angkutan umum bakalan turun lho! Penurunan ini berkaitan sama penurunan harga bahan bakar.

Berdasarkan info yang dilansir dari  http://economy.okezone.com/read/2016/04/03/320/1352564/ini-daftar-tarif-angkutan-umum-baru-di-jakarta, jadi menyusul penurunan BBM bersubsidi, pihak Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta bersama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI dan Dewan Transportasi Kota Jakarta telah menggelar rapat. Nah hasilnya adalah kesepakatan untuk menurunkan tarif beberapa angkutan umum di DKI Jakarta.

Dan menurut Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Andri Yansyah, besaran penurunan tarif angkutan umum di Jakarta sekitar Rp 300,- hingga Rp 500,-. Penurunan tarif ini akan resmi diterapkan pada Kamis, 7 April 2016.

Penyesuaian tarif ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 15 Tahun 2016 tentang Penyesuaian Tarif Angkutan Umum Kelas Ekonomi yang dikeluarkan pada 1 April 2016.

Dan asiknya, penurunan tarif ini berlaku di semua tempat, alias gak cuma di Jakarta aja. Tapi ada ketentuannya nih transportasi umum apa aja yang bakal mengalami penurunan tarif nih.

Tarif yang harus disesuaikan adalah tarif angkutan penumpang antar kota dalam provinsi kelas ekonomi, angkutan perkotaan, angkutan pedesaan, serta angkutan lintas kabupaten dalam dan luar kota.

Pemberlakuan penurunan tarif angkutan umum kelas ekonomi tersebut 3,5 persen untuk tarif angkutan penumpang umum antar kota antar provinsi (akap) kelas Ekonomi dan 3,38 persen untuk tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Provinsi.

Persentase penurunan tarif pada angkutan akap (3,5 persen) dan Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Provinsi (3,38 persen), menjadi acuan pemerintah daerah dalam memberlakukan penyesuaian tarif. Selain Angkutan Umum AKAP dan Penyeberangan, penyesuaian tarif juga diberlakukan pada Angkutan Laut. Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 38 Tahun 2016 tentang Tarif Batas Atas Angkutan Penumpang Laut Dalam Negeri Kelas Ekonomi. Peraturan tersebut ditetapkan oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pada 1 April 2016 dan mulai berlaku terhitung sejak tanggal 1 Mei 2016.

Terdapat sekitar 2.900 trayek Angkutan Penumpang Laut Dalam Negeri Kelas Ekonomi yang mengalami penyesuaian tarif. Di antaranya:

Trayek Tanjung Priok – Surabaya dari tarif sebelumnya Rp 225.000,-, turun menjadi Rp 219.000,
Trayek Kupang – Labuan Bajo dari tarif sebelumnya sebesar Rp 208.000,-, turun menjadi Rp 202.000,-
Trayek Surabaya – Makassar dari tarif sebelumnya Rp 258.000,-, turun menjadi Rp 251.000,-.

Secara rinci, ini dia penurunan tarifnya:

  1. Tarif bus kecil (Mikrolet, KWK, APB, dan sejenisnya) turun sekitar Rp 500,-.
  2. Tarif bus sedang mengalami penurunan sebesar Rp 300.
  3. Tarif bus besar juga mengalami penurunan tarif sebesar Rp 300.
  4.  Tarif taksi untuk buka pintu turun dari Rp 7.500 menjadi Rp 6.500. Kemudian untuk tarif per kilometernya turun dari Rp 4.000 menjadi Rp 3.500. Sedangkan untuk tarif tunggu per jamnya turun dari Rp 48.000 menjadi Rp 42.000.

Nah, gimana menurut anda soal penurunan tarif angkot ini? Dari kabar yang beredar sih, di beberapa kota di luar Jakarta, pihak Organda dan para supir menolak menurunkan tarif nih. Mungkin karena udah keenakan naik kali ya, jadi pas diminta nurunin, pada males 😛

Semoga penurunan tarif ini ngasih banyak manfaat buat kita ya. Dan semoga juga gak pake demo-demoan deh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *