Apa 7 Rencana Besar Bina Marga Selanjutnya?

Setelah beberapa proyek yang berkaitan dengan transportasi massal dijalankan, ternyata Bina Marga bersama DKI Jakarta gak berhenti di situ aja. Masih ada beberapa proyek lagi yang sudah direncanakan oleh keduanya.

Terhitung sekitar 7 rencana besar yang akan dibangun mulai tahun ini dan tahun – tahun berikutnya sama Bina Marga dan Pemerintah DKI Jakarta. Mau tau apa aja rencananya? Ini dia..

  1. Pembangunan Jalan Layang Semanggi (Semanggi Interchange)

ini interchange di Dubai. Kira-kira nanti Semanggi Interchange akan seperti ini.

Beberapa dari kita mungkin udah ada yang tau, beberapa mungkin belum. Jadi dijadwalkan pada tanggal 8 April 2016 mendatang akan menjadi hari di mana pembangunan Semanggi Interchange dimulai. Apa sih Semanggi Interchange? Gampangnya sih, ini adalah pembangunan 2 jalan layang yang memutari Bundaran Semanggi.

Dua jalan layang yang akan dibangun di Bundaran Semanggi nantinya akan berfungsi untuk pelintasan kendaraan dari dua arah, masing-masing kendaraan dari arah Grogol yang hendak menuju ke Blok M, dan kendaraan dari arah Pancoran yang hendak menuju ke Bundaran HI.

Menurut Gubernur Ahok, Semanggi Interchange ini direncanakan selesai pada tahun 2017. Nah, meskipun ada banyak banget keraguan soal pembangunan jalan layang ini, beberapa karena takut jalur Semanggi malah lebih macet, Ahok bersama Bina Marga sih tetep pede sama rencananya. Menurut anda sendiri gimana?

2. Pembangunan Separated Intersection di 6 Titik di Jakarta

ilustrasi dari separated intersection.

Apa itu Separated Intersection? Penjelasan gampangnya adalah, jalur lalu lintas yang pada titik tertentu akan beririsan/bersentuhan, gan. Contohnya ya kayak Bunderan Semanggi itu. Nah, melihat Bunderan Semanggi, kayaknya Pemkot DKI bakalan meniru untuk membangun jalur yang sama nih. Rencananya, akan ada 6 Separated Intersection baru di Jakarta, yaitu Underpass Santa, Underway Kuningan – Mampang, Underpass Kartini, Underpass Pramuka – Salemba, Flyover Pancoran dan Flyover Jembatan Tiga – Pluit.

Dari beberapa informasi yang didapat mengenai hal ini, yang baru bisa dipastikan pembangunannya adalah pembangunan Underpass Kartini dan Underpass Santa yang memang udah masuk dalam rencana kerja Bina Marga di tahun 2016 nih, gan. Kalo emang gak ada halangan, menurut info yang ane dapet, pembangunannya bakalan dimulai di bulan Juni 2016.

3. Railway – Road Junction di Flyover Jalan Panjang, Flyover Cipinang Lontar dan Flyover Bintaro Permai.

ilustrasi railway-road junction

Yang dimaksud Railway – Road Junction di sini adalah penggabungan jalur rel kereta api dengan jalan raya yang udah ada. Pembangunan ini dimaksudkan ya.. untuk apa lagi kalo bukan untuk mengurangi kemacetan.

Daerah yang udah dipilih adalah Flyover Jalan Panjang, Flyover Cipinang – Lontar dan Flyover Bintaro Permai.

Sampai saat ini belum ada berita secara resmi tentang kapan waktu pembangunan si railway – road ini nih. Tapi seperti yang kita tau, proses pembangunan rel itu termasuk yang gak sebentar. Namun karena sepertinya rencana ini punya manfaat bagus kedepannya, ya tetep harus didukung dong. Dan, kalo diliat dari tujuannya, si Railway – Road Junction ini sih bisa memangkas waktu tempuh kita kemana-mana jadi lebih cepet banget. Semoga berjalan sesuai rencana deh, ya.

4. Pelebaran Jalur Pedestrian Sudirman – Thamrin

jalur pedestrian Sudirman – Thamrin

Yang sekarang ini, total lebar jalur pedestrian di Sudirman hanya 5 – 6 meter. Rencananya, setelah proyek MRT selesai, atau paling cepet sih di tahun ini, jalur pedestrian di Sudirman – Thamrin bakalan dilebarin lagi hingga mencapai 8 – 10 meter. Gunanya selain buat pejalan kaki juga buat para pengendara sepeda.

Nantinya, pagar gedung perkantoran yang berdiri di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman akan dibongkar dan dibangun jalur pedestrian. Sebagai kompensasinya, para pengelola gedung diberikan insentif untuk pembayaran pajak iklan light emiting diode (LED) di areal gedungnya. Selain itu, jalur pedestrian yang baru ini juga bakalan dibangun pembatas jalan, supaya motor – motor gak bandel masuk ke jalur khusus pejalan kaki, dan juga bakalan ditanami pohon-pohon rindang, agar jalanannya tetap sejuk.

Setuju banget ini sih! Jadi makin nyaman deh. Mau naik kereta atau naik angkot, jalan kakinya udah semakin nyaman. Love!

5. Peningkatan Kualitas Jalur Pedestrian di Tanah Abang, Rawamangun, Kota Tua, Tanjung Priok, Melawai dan Blok M.

pedestrian di daerah Melawai yang semakin sempit

Kalo yang di atas tadi (Jalur Pedestrian Sudirman – Thamrin) udah dalam masa siap dikerjakan, kalo yang ini lagi dalam masa studi dulu. Latar belakang dari peremajaan dan peningkatan kualitas jalur pedestrian di jalur – jalur ini adalah makin ke sini, jalur pedestrian yang ada di Jakarta semakin jauh dari fungsi sebenarnya.

Sekarang jalur pedestrian malah dipake buat jualan PKL, dijadiin tempat motor parkir dan juga jadi lintasan motor. Selain itu, peremajaan jalur pedestrian ini penting. Karena dari 7000 km ruas jalan di DKI Jakarta, baru sekitar 400 m aja yang dikasih trotoar atau sekitar 6% aja. Itu juga masih gak sepenuhnya dipake pejalan kaki.

6. Jalan Arteri Layang Sunter – Pulo Gebang

ilustrasi jalan arteri layang

Sebelumnya sih, ini rencananya bukan buat jalan arteri layang, tapi jadi jalan tol. Nah, karena mendapat banyak banget protes, akhirnya diganti deh tuh, dari jalan tol menjadi jalan arteri layang.

Oh iya, yang bakalan dibangun bukan cuma jalan arteri layang Sunter – Pulo Gebang aja. Ada juga Semanan – Sunter, Duri Pulo – Kampung Melayu, Kemayoran – Kampung Melayu, Ulujami – Tanah Abang, dan Pasar Minggu – Kasablanka. Total nanti bakalan ada 3 koridor (iya, kedepannya akan nyambung sama Transjakarta) dan yang bakal diduluin buat dibangun adalah Sunter – Pulo Gebang.

Meskipun udah direvisi, tetep aja banyak yang komplen karena menurut orang-orang nih, pembangunan ini nantinya ditakuti malah jadi boomerang. Bukannya ngusir macet tapi malah nambah.

Kalo menurut anda gimana?

7. Peremajaan Jalan – Jalan Tikus yang Berada di Semua daerah di Jakarta dengan Menggunakan Teknologi paling Baru.

daerah perkampungan di salah satu tempat di Jakarta

Yang ini sih lebih ke rencana jangka panjangnya DKI Jakarta. Niatnya, pelan-pelan tiap-tiap jalan yang ada di perkampungan dan daerah – daerah kumuh di DKI Jakarta bakalan dibagusin, diremajain sambil dirawat menggunakan teknologi terbaru supaya gak gampang rusak dan selalu terjaga.

Ini berarti, prosesnya gak bakalan sebentar, tapi juga efek yang dihasilkan bakalan memuaskan. Gak ada lagi jalanan bolong, becek, rusak, yang bikin agan males ngangkot atawa jalan kaki karena males. Iya, gak?

 

Itu dia 7 rencana selanjutnya dari Bina Marga yang dalam beberapa tahun ke depan bakalan segera dibangun. Demi kita semua, supaya makin cinta sama kendaraan umum, menjauhi macet dengan meninggalkan kendaraan pribadi di rumah. Bener gak?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *